Tips & Trik Bersepeda

TIPS PEDALING
Sumber : thinksbike.com

Mekanika mengayuh (pedaling) seringkali diabaikan oleh pesepeda. Perlu diketahui bahwa untuk mendapatkan manfaat bersepeda yang efisien pedaling tidak hanya sekedar mengayuh. Jika Anda ingin kayuhan sepeda Anda efisiens, Anda perlu untuk memastikan bahwa kaki dan tubuh Anda turut menjadi penentu efisiensi pedaling dan efisiensi bersepeda secara keseluruhan.

Penempatan Kaki
Bagaimana kaki Anda ditempatkan pada pedal berpengaruh power stressing dan efisiensi bersepeda. Menggunakan jari-jari kaki untuk mendorong pedal dapat menekankan kaki tendon Anda. Fokus pada menempatkan sendi pertemuan antara jari kaki dan telapak tepat di atas poros pedal. Sepatu bersepeda dapat membantu Anda mencapai hal ini, terutama sepatu bersepeda dengan klip pedal dan mengunci kaki Anda di posisi stasioner.

Melatih dengan Gear Tetap (Fixed Gear)
Cobalah untuk melatih pedaling ini dengan mengendarai sepeda fixed gear (fixie) untuk membiasakan–tidak seperti sepeda multigear, dimana kayuhan bisa saja berhenti/berjeda sepanjang sepeda melaju—. Pada sepeda fixe gear, pedal selalu akan bergerak mengikuti gerak sepeda, dan hal ini akan memaksa Anda untuk menjaga kontak dengan pedal. Hal ini akan membantu Anda memperkuat kayuhan dan membantu Anda mengembangkan keterampilan mengayuh yang lebih kuat.

Fokus pada Kayuhan ‘tekan dan tarik’
Pedal berputar pada poros saat sepeda melaju. Trik untuk menambah efisiensi pedaling adalah tidak hanya mengayuh dengan ‘menekan’ (downstroke) pedal ke bawah yang dilakukan oleh salah satu kaki secara bergantian. Coba ‘tambahkan’ sedikit sudut pada kontak antara kaki dengan permukaan pedal, dimana hal ini dilakukan pada bagian kaki yang mendapat giliran ‘ditarik naik’. Ini menciptakan kesempatan untuk membantu dalam rotasi pedal dengan membantu tarik pedal melalui yang upstroke. Kunci untuk ini adalah menjaga kaki Anda terhubung ke pedal dan melihat gerakan kaki sebagai siklus melingkar. Ini akan meningkatkan efisiensi pedaling.

Sesuaikan Posisi dan Ketinggian Sadel
Jika Anda mengalami rasa sakit di lutut setelah sekian waktu bersepeda, hal ini bisa saja disebabkan posisi sadel terlalu jauh ke depan, membuat sudut lancip sudut di lutut Anda yang juga meningkatkan tekanan pada sendi. Untuk itu, Anda perlu menyesuaikan posisi sadel, bagaimana Anda duduk di sadel. Jika Anda duduk terlalu jauh ke depan, Anda dapat menggunakan kunci pas untuk menggeser sadel agak sedikit ke belakang. Ini akan mengurangi ketegangan lutut dan membuat mengayuh lebih nyaman dan efisien.

TIPS & TRIK BERSEPEDA DI TANJAKAN
Sumber: zonasepeda.com

Bersepeda menanjak seringkali dihindari oleh sebagian cyclist. Padahal, ketakutan bersepeda menanjak justru akan membatasi manfaat dari tantangan latihan ini. Manfaat menanjak bersepeda termasuk peningkatan ketahanan otot, kekuatan otot, peningkatan leg power, lebih fokus mental dan peningkatan koordinasi.

Meskipun bersepeda mendaki mungkin sedikit menakutkan, ketika Anda memecahnya menjadi kayuhan-kayuhan yang dikelola dengan baik dan logis, Anda akan dengan mudah menaklukan tanjakan (tantangan) itu pertama dan banyak lagi.

Persipan fisik yang matang dan kondisi sepeda yang fit tentunya menjadi hal pokok ketika kita bersepeda dimedan atau trek apapun baik flat trek (mendatar), descent (turunan) dan Climb (tanjakan).

Beberapa teknik dasar bersepeda menanjak seperti ; penyesuaian suspensi, teknik shifting (gigi transmisi), posisi ketinggian seatpost dan posi badan sangat menentukan kenyamanan kita ketika melibas tanjakan.

Penyesuaian Suspensi :
Tips ini untuk para rider MTB terutama cross country (XC) baik untuk medan aspal maupun offroad ringan. Ketika menghadapi tanjakan usahakan kunci (lock) suspensi depan anda agar tidak bekerja naik – turun.
Tips ini dengan tujuan ketika menanjak dan anda berdiri diatas sadel (sadle) untuk melakukan kayuhan pedal yang kuat, energi dan tenaga anda tidak terbuang percuma karena suspensi depan yang naik turun.
Suspensi yang static membuat energi ketika kita mengayuh sepeda dengan berdiri benar-benar tersalurkan secara menyeluruh pada crank.

Untuk sepeda MTB yang tidak mempunyai sistem lock, sebaiknya rider tidak dalam posisi berdiri ketika mengayuh pada tanjakan.
Untuk roadbiker penyesuaian suspensi tidak perlu karena fork depan sepeda balap sudah static.

Teknik Shifting
Tips ini berlaku untuk rider MTB maupun Roadbiker, shifting atau yang lebih dikenal dengan pemindahan gigi transmisi tentunya sudah akrab bagi anda penggemar olah raga sepeda. Shifter biasnya terletak pada handle bar (stang kemudi) sepeda kita. Shifter adalah perangkat yang terhubung dengan FD (front deraileur) dan RD (rear derailleur), FD dan RD inilah yang bertugas memidahkan gigi (chainrings) baik depan maupun belakang.
Shifting yang benar pada saat tanjakan tentunya akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi rider.
Untuk rider yang mempunyai power (tenaga) dan otot kaki yang kuat, tidak menjadi masalah menggunakan Chainring (gir) depan paling besar dan gir belakang paling kecil,  karena shifting dengan model ini akan memberikan akselari maksimum pada saat kita menganyuh sepeda.

Untuk rider pemula shifting dengan menggunakan chainring (gir) depan paling kecil  dan belakang paling besar, memberikan kenyamanan ketika mengayuh pedal. Konsekuensi teknik shifting seperti ini, sepeda berjalan pelan. Tips untuk teknik ini usakan untuk tidak berdiri diatas sadel akan tetapi percepat putaran kayuhan pedal rider.

Dengan berlatih dan kebiasaan bersepeda, kita akan menemukan sendiri kemampuan otot kaki kita ketika menghadapi medan tanjakan, semakin sering bersepeda dan berlatih ditanjakan rider dapat mengukur shifting pada gir berapa yang tepat untuk menghadapi climb trek.

Posisi ketinggian Seatpost dan Sadel (sadle)
Seatpost (dudukan sadel) tentunya tidak terpisahkan dengan sadel (tempat duduk rider). Energi dan tenaga rider ketika melewati trek menanjak (climb) banyak terkuras. Tips untuk pengaturan seatpost ketika melewati tanjakan adalah usakan seatpost pada posisi maksimum kayuhan rider.

Ukur panjang kaki rider dengan meteran dengan tujuan memperoleh hasil yang akurat, tarik meteran dari telapak kaki hingga pangkal selangka. Kemudian ukur panjang Crank leght (lengan crank), misal panjang kaki 75cm dan crank lengt 25cm total adalah 95cm.
Tarik keatas meteran dari poros BB (Buttom Bracket) hingga sadle, sesuaikan ketinggian sadle dengan ukuran yang sudah anda peroleh. Ukuran tersebut merupakan titik maksimum ketika kaki kita mengayuh sepeda.

Jika terasa kurang nyaman kurangi ketinggian seatpost, tetap diingat bahwa posisi kaki haruslah hampir lurus ketika anda naik diatas sadle dan telapak kaki dipedal arah pedal jam enam (180 derajat).
Tips pengaturan ketinggian seatpost tersebut bertujuan agar energi dan tenaga rider ketika menganyuh diatas sadle tidak terbuang percuma.

Posisi Rider (Berdiri dan Duduk)
Standing Up (berdiri)
Kelebihan :
– Otot kaki bekerja maksimal dan menyeluruh, tekanan tidak hanya pada satu otot.
– Diperlukan power yang besar, sehingga akselerasi pada saat tanjakan menjadi lebih mudah.
Kekurangan :
– Rider menggunakan lebih banyak energi, karena kaki menopang berat tubuh secara keseluruhan.
– Posisi berdiri ketika menanjak mengakibatkan rider tidak bisa berjalan pelan karena cenderung melakukan akselerasi cepat.

Sitting Down (Duduk)
Kelebihan :
– Posisi rider duduk diatas sadel tentunya membuat badan terasa lebih rileks (santai), karena energy tidak terkuras berlebih.
– Beban tubuh bertumpu pada sepeda bukan pada kaki, otomatis energy yang anda punya lebih hemat.
– Rider dapat mengatur ritme bersepeda, baik untuk akselerasi cepat maupun perlahan.
Kekurangan :
– Rider dapat merasakan sakit yang berulang-ulang pada satu otot ketika trek tanjakan.

Pada dasarnya posisi duduk ketika bersepeda di medan tanjakan lebih baik dibandingkan ketika kita berdiri, energi yang kita keluarkan lebih sedikit dibandingkan posisi berdiri (standing-up).

Ketika rider melewati tanjakan yang tinggi, rider dapat mengkombinasikan 2 metode tersebut.
Posisi berdiri yang singkat ketika tanjakan tajam dapat menaikan ritme kayuhan sepeda kita.
Fokuskan posisi berdiri kita ketika mengayuh pada putaran crank, tips ini dapat menjaga tubuh tetap santai.

Kondisi sepeda yang prima juga sangat menentukan kesukseskan kita ketika melibas trek tanjakan. Berikan pelumas pada bagian pedal dan crankset.

Untuk roadbiker posiskan lengan tangan pada handle bar bagian atas dan usahankan lengan tangan tetap pada posisi santai.

Bar End
Untuk rider MTB dan Roadbiker yang menggunakan flat bar, anda dapat menambah aksesoris pada handle bar berupa Tanduk (Bar End). Fungsi Bar End lebih untuk kenyamanan rider ketika menanjak.

TIPS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPRINT
Sumber: zonasepeda.com

Jika Anda ingin unggul dalam bidang ini (sprint), berlatih, berlatih, berlatih adalah kunci utama. Namun, ingat bahwa teknik yang baik dipelajari ketika tubuh pada posisi 100% fit, bukan ketika anda sedang Fatique (kelelahan).

Berikut beberapa tips untuk meningkatkan kemampuan Sprint :

Hill sprints 
Berlatih ditanjakan, bertujuan untuk melatih melawan Gradien. Latihlah kamampuan tersebut 20-40 detik dan terus meningkat. Latihan tersebut ini idealnya dilakukan dalam gigi (Chainring) yang besar.
Tentukan lokasi trek rolling (turunan-tanjakan) yang cepat, Latih kemampuan Hill Sprint dilokasi tersebut turun dengan cepat dan naik dengan cepat.
Tingkatkan kemampuan Hill Sprint dengan rolling yang panjang.

Jumps Sprint:
Dapat dilakukan sendiri atau dengan patner anda, atur kecepatan tiap 10 detik. Sprint pertama dengan kecepatan normal, lanjutkan dengan recovery (pemulihan), 10 detik selanjutkan sprint kembali dengan kecepatan lebih tinggi. Lakukan berulang-dua atau tiga kali dengan total sprint 5 menit dan recovery 5 menit.

Go long:
Hampir sama dengan Jumps Sprint, akan tetapi dengan trek lebih panjang dan interval lebih lama. Anda dapat menggunakan Tiang listrik sepanjang jalan sebagai patokan interval sprint dan recovery. Usahakan speed terus meningkat, jika sudah mulai menurun segera hentikan latihan dan coba istirahat sejenak.

Play racing:
Practice make perfect, setelah melakukan beberada basic sprint saatnya simulasi pada rute jarak jauh. Selain meningkatkan endurance anda, latihan sprint dengan kecepatan yang sudah diatur dapat terus meningkatkan performa sprint rider. Dapat dimulai dengan 30mph dan terus meningkat. Atur strategi interval recovery (pemulihan) untuk melakukan sprint selanjutnya. Sesi latihan seperti ini juga berguna untuk mengembangkan taktik tim dan menemukan pembalap yang layak menjadi sprinter tim anda.

Kinerja tubuh ketika sprint:
Pada umumnya, sprint hanya dilakukan hanya beberapa detik maksimal adalah 30 detik. Untuk detik pertama atau kedua dari sprint, Anda akan menggunakan energi tinggi dan senyawa-unit dasar energi dalam tubuh-ATP (Adenosin trifosfat). Setelah itu, disimpan ATP habis.
Energi memuncak pada 10 detik pertama, tubuh anda beralih ke senyawa lain yaitu kreatin fosfat (CP), untuk menghasilkan lebih banyak ATP. Semua ini dilakukan tanpa membutuhkan oksigen (anaerobik).
Selama 10 detik melakukan sprint, ATP yang dihasilkan memecah karbohidrat – sebuah proses yang disebut glikolisis (proses piruvat).

Fisiologi sprint tidak serumit meningkatkan kemampuan endurance anda. Rider menggunakan energi yang tersimpan dalam tubuh secara keseluruhan dan setelah itu hilang dan cukup banyak yang hilang. Ketika anda melakukan sprint memasuki last kilometer ataupun dalam trek velodrome, tidak mungkin anda minum atau bahkan memakan gel penambah energi.
Karena makanan dan minuman tersebut tidak diproses seketika oleh tubuh anda. Berlatih dengan giat dan mengasah teknik sprint adalah modal utama meningkatkan kemampuan Sprint Anda.
[Dr Garry Palmer, Cycling Plus]

TIPS PEMULIHAN (RECOVERY) SETELAH BERSEPEDA JARAK JAUH
Sumber: zonasepeda.com

Touring, banyak dari penggemar olah raga sepeda sangat menyukai tipe riding ini. Bersepeda dalam jarak jauh dengan rute yang sudah di tentukan tentulah sangat menyenangkan. Selain berlatih meningkatkan endurance (ketahanan), rider juga dapat melatih berbagai macam teknik bersepeda.

Bersepeda dalam jarak yang cukup jauh tentunya banyak menghabiskan energi, kelelahan (fatique) yang panjang tentunya dapat membuat kondisi tubuh menjadi drop, yang kita butuhkan adalah recovery (pemulihan) yang cepat untuk kembali mendapatkan kondisi 100% fit.

Istirahat, latihan recovery yang cukup dan nutrisi yang tepat bagi tubuh sangat menunjang sukses dan tidaknya proses pemulihan kembali kondisi fisik. Berikut tips Pemulihan (recovery) setelah ridding yang melelahkan :

A. Latihan Fisik
1. Setelah melakukan istirahat yang cukup misal 1-2 hari setelah perjalanan jauh, kembalilah bersepeda dengan ko 8 kurang lebih 20 menit dengan kecepatan yang ringan (easy riding). Naikan intensitas 18 atau 19 menit untuk mulai mengatur pernafasan.
2. Rencanakan rute atau jalur yang sesuai untuk recovery, rute flat dan tanjakan-turun yang ringan (sweet spot) sangat cocok untuk proses recovery. Shifting ke chainring besar dan pilih sproket medium (tengah).
3. Cobalah untuk berdiri sesat diatas sadel dan mulailah sprint. Cobalah untuk menghitung pedal stroke, cukup 25 kali pada tiap kali anda sprint. Atur jeda waktu tiap kali anda melakukan sprint, jaga ritme kecepatan anda. 6 kali sprint sudah sangat cukup untuk recovery. Latihan tersebut dapat membatu kita melemaskan otot-otot kaki yang tegang.
4. Setelah 6 kali sprint, luangkan waktu untuk menempuh rute turun yang ringan dan flat cukup 20 hingga 30 menit. Jika anda menggunakan power meter latihan yang anda lakukan diterjemahkan sebagai berikut :
88 t- 94 % adalah Functional Threshold Power (FTP) , 80 to 90 percent of maximal heart rate – upper zone three and lower zone four.
Hasil tersebut normatif pada tiap-tiap rider.
5. Bersepeda pada rute ringan (sweet spot) sangat membantu suksesnya proses recovery. Setelah proses recovery usai, usahakan untuk latihan pendinginan dengan easy riding kurang lebih 10 menit.

B. Konsumsi Suplemen Vitamain dan Nutrisi
Jika dirasa latihan fisik sudah membuat tubuh menjadi fit, mungkin opsi menggunakan vitamin dapat dikesampingkan.
Cobalah mengkonsumsi multivitamin dan mineral dengan antioksidan, tentunya diimbangi degan nutrisi yang berkualitas, diantaranya ;
1. Glutamin
Glutamine merupakan asam amino yang dapat dibuat dalam tubuh, Glutamine banyak beredar didalam darah dan disimpan di otot rangka. Glutamine berperan penting dalam pembentukan protein tubuh, fungsi sistem kekebalan tubuh, dan sebagai bahan bakar cadangan bagi otak.
Penipisan zat tersebut membuat tubuh rentan terhadap infeksi dan kelelahan. Glutamina dijadikan suplemen banyak atlet, untuk mengganti kelelahan otot dengan segera, akibat latihan yang berat.
2. Magnesium
elektrolit dan komponen penting lebih dari 300 reaksi enzim dalam tubuh. Tingkat rendah dapat berkontribusi kelelahan dan nyeri otot. Tersedia dalam bentuk bubuk atau kapsul.
3. Omega 3
Omega 3 menghasilkan anti-peradangan, jadi cobalah mengambil 1 sendok teh minyak ikan kualitas tinggi.

Jangan jadikan kelelahan membuat anda menyerah untuk touring jarak jauh, recovery yang tepat dan benar membuat fisik dan endurance (ketahanan) anda meningkat.

Happy Cycling,

10 Tips Bersepeda Jarak Jauh bagi Pemula Paling Efektif

Bersepeda sebenarnya merupakan olahraga yang sangat sederhana, namun bila dilakukan dengan menempuh jarak jauh hal ini bisa menjadi kegiatan yang teramat menguras tenaga. Waktu lama bersepeda akan menjadikan keadaan tubuh lebih mudah turun sehingga menjadi kurang bugar. Bagi Anda para pesepeda terutama yang masih pemula, tips bersepeda jarak jauh di bawah ini dapat coba dilakukan.

1. Latihan Teratur

Bersepeda jarak jauh akan menjadi lebih sulit dilakukan tanpa adanya latihan rutin lebih dulu karena tenaga akan lebih cepat habis dan tubuh menjadi lebih gampang capek. Jadi untuk melatih pernapasan serta otot supaya tidak kaget ketika mengayuh dalam perjalanan jauh, sering-seringlah melakukan latihan bersepeda minimal sehari menempuh 2 km.

2. Istirahat Cukup

Sebelum bersepeda jarak jauh, pastikan untuk latihan teratur tapi tidak secara berlebihan karena Anda pun tetap membutuhkan istirahat yang cukup. Tubuh sebaiknya tidaklah dipaksakan untuk latihan fisik, tapi pesepeda diharapkan untuk dapat mengambil waktu istirahat yang baik dan cukup agar kebugaran tubuh bisa tetap terjaga sehingga bersepeda akan lebih terasa menyenangkan.

3. Pengaturan Posisi Gir Sepeda

Posisi gir sepeda menjadi bagian penting dalam setiap performa pesepeda, terutama ketika berencana untuk bersepeda jarak jauh. Posisi gir bisa kita atur dengan mengupayakan supaya posisinya sesuai dengan kekuatan kita sebagai penggunanya. Cara ini menjadi salah satu tips untuk membantu pengaturan ritme tenaga kita juga.

Ketika posisi gir disesuaikan dengan kekuatan diri sendiri, tujuan utama dari hal ini adalah ketika kelelahan melanda dan sudah terasa berat dalam mengayuh peda, maka ganti gir segera ke yang lebih ringan. Cara bersepeda jarak jauh seperti ini akan membuat kita juga merasa lebih ringan.

4. Mengonsumsi Makanan Serat Tinggi

Salah satu tips dalam bersepeda terutama jarak jauh lainnya adalah mengonsumsi makanan serat tinggi. Sebelum melakukan perjalanan yang menguras tenaga, ada baiknya di malam hari kalian bisa mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, seperti misalnya buah-buahan di mana ini tak hanya berserat tinggi tapi juga mengandung mineral. Buah yang rasanya manis pun bisa menjadi suplemen alami bagi pembangkit tenaga.

5 .Mengayuh secara Tetap dan Stabil

Kegiatan bersepeda jarak jauh sebenarnya memerlukan ketahanan fisik yang baik atau kita sebut dengan endurance. Putaran kayuhan kaki yang sebaiknya dijaga adalah 70 persen dari detak jantung paling optimal dari tubuh kita.

Kisaran detak jantung diri kita sendiri dapat dicek melalui heart rate monitor sehingga pengendaliannya akan lebih mudah. Hanya saja, ketika kita sudah terlalu terengah-engah sampai akhirnya tak mampu menyelesaikan satu kalimat saat berbicara, itu tanda kita terlalu bekerja keras saat mengayuh. Kontrol kayuhan supaya saat pertandingan balap sepeda bisa sampai ke garis finish menggunakan usaha sendiri.

6. Mengontrol Diri Sendiri

Dalam bersepeda, penting untuk tahu kemampuan diri sendiri dan terlalu bersemangat di awal biasanya hanya akan membuat fisik jauh lebih cepat lelah bahkan saat masih setengah jalan. Kayuhan awal yang terlalu cepat sama dengan penggunaan energi terlalu banyak dan itu artinya energi terbatas yang berasal dari simpanan glikogen terpakai lebih dulu.

Saat menggunakan energi tersebut secara maksimal di awal, otomatis pengembalian simpanan glikogen akan memakan waktu yang cukup lama dan tubuh akan pulih dalam waktu yang tak sebentar. Pengendalian diri dalam mengontrol dan menyimpan tenaga di awal untuk paruh perjalanan kedua sangatlah penting.

7. Beristirahat saat Jeda Jangan Lama-lama

Ada waktu untuk istirahat bagi para pesepeda, namun jangan terlalu lama dalam menggunakan waktu tersebut karena tujuan dari istirahat di check point adalah untuk mengembalikan kebugaran bukan mendinginkan kembali otot yang telah ‘panas’. Istirahat dengan mengayuh sepeda lebih pelan atau santai dalam beberapa waktu juga merupakan hal yang baik. Perhatikan pula cara mengatur nafas saat bersepeda yang paling benar agar tidak gampang capek.

8. Cukup Minum

Kunci dari bersepda jarak jauh agar kuat adalah cukup minum karena dehidrasi akan mengakibatkan darah mengental sehingga kegiatan mengayuh pun menjadi lebih berat. Tak hanya pada hari sebelum pertandingan atau perlombaan balap sepeda dilakukan, lakukan minum air putih banyak setiap hari secara teratur.

Pastikan untuk mengonsumsi 2 gelas air 15 menit sebelum acara balap sepeda atau perjalanan bersepeda Anda dilakukan. Memang saat perjalanan pun kita bisa tetap minum, hanya saja akan lebih baik lagi kalau sebelum memulai tubuh turut memperoleh cairan, yakni 15 menit sebelumnya.

9. Mengemil

Sebagai penyedia energi bagi tubuh yang hendak bersepeda jarak jauh, makan adalah suatu hal yang penting, namun ada kalanya memang perut akan mulai kosong sesudah 1-2 jam setelah mulai mengayuh. Kurangi rasa lapar dengan cara mengemil, yakni dengan memakan snack kue kering atau juga energy bar..

4-5 keping kue kering sangat cukup sebagai pengganti 100-500 kkal dan bahkan akan lebih simpel dengan mengantonginya di kantong belakang jersey yang dikenakan. Camilan seperti ini bisa kita konsumsi dengan waktu selingan antara 1-2 jam. Sewaktu makan siang tiba, tak perlu mengurangi porsi karena makanlah dengan porsi seperti biasa untuk menyediakan energi karena masih ada separuh perjalanan.

10. Mengganti Posisi Duduk

Duduk dengan posisi yang sama terus-menerus merupakan hal yang akan membuat tubuh cepat lelah dan tidak betah ketika bersepeda jarak jauh. Otot yang digerakkan otomatis akan cepat lelah. Jadi, cobalah untuk mengubah posisi sewaktu bersepeda dalam satu jam beberapa kali. Bahkan termasuk juga posisi tangan bisa diubah jadi saat memegang handle-bar sehingga tak mudah pegal. Ini juga menjadi salah satu tips bersepeda agar tidak cepat lelah dan tubuh akan lebih betah selama bersepeda khususnya bila perjalanan jauh.

Demi keamanan pun, pastikan perlengkapan selama bersepeda jarak jauh telah dipersiapkan, seperti helm sepeda. Carilah cara memilih helm sepeda yang paling tepat agar selama perjalanan terasa nyaman. Demikian tips bersepeda jarak jauh untuk membantu Anda beraksi yang terbaik.

Inilah 15 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan loh

Manfaat bersepeda hampir sama tak berujungnya dengan jalur yang Anda lintasi. Bersepeda adalah olahraga yang sehat, berdampak rendah yang dapat dinikmati semua usia, dari anak kecil hingga orang dewasa yang lebih tua. Bersepeda juga menyenangkan, murah dan bagus untuk lingkungan karena tidak mencemari lingkungan.

Berbelanja untuk bekerja atau berbelanja adalah salah satu cara paling efisien waktu untuk menggabungkan latihan rutin dengan rutinitas sehari-hari Anda. Diperkirakan satu miliar orang naik sepeda setiap hari – untuk transportasi, rekreasi, dan olahraga di seluruh dunia.

Selain membuat tubuh Anda bugar, berikut adalah manfaat bersepeda yang harus Anda tahu, di antaranya:

1. Meningkatkan kekuatan otot

Manfaat bersepeda dapat banyak dirasakan tubuh karena hampir semua anggota tubuh dan otot yang terlibat saat Anda bersepeda. Jika dilakukan secara rutin, maka otot yang kuat dan fleksibel menjadi salah satu dari hasilnya. Selain itu, koordinasi dan keseimbangan tubuh juga ikut terlatih.

2. Meredam stres

Manfaat olahraga sepeda lainnya adalah tubuh akan mengeluarkan hormon yang disebut endorfin. Hormon ini memicu rasa nyaman dan suasana hati yang positif. Selain itu, endorfin juga bisa mengurangi rasa sakit.

Timbulnya rasa nyaman dalam tubuh otomatis akan membuat pikiran Anda lebih tenang. Ketenangan pikiran ini ditambah dengan pemandangan baru yang Anda dapatkan saat bersepeda. Kondisi ini membuat penurunan tingkat stres dalam tubuh akan makin terasa.

3. Menjaga berat badan ideal

Manfaat bersepeda yang paling besar adalah membuat kinerja kardiovaskular dan otot Anda menjadi kian optimal. Salah satu keuntungan dari tubuh yang aktif, kardiovaskular yang baik dan otot terlatih adalah meningkatnya metabolisme tubuh dan pembakaran kalori.

Pembakaran kalori tentu saja sangat baik untuk menjaga berat badan tetap ideal. Kombinasikanlah kebiasaan bersepeda secara rutin dengan pola makan gizi seimbang, untuk mencegah dan mengatasi kegemukan.

Selain bersepeda, Anda dapat berjalan-jalan bersama keluarga atau orang tercinta. Dengan bersepeda setiap hari secara rutin, berat tubuh Anda akan menurun dan keinginan Anda untuk diet akan tercapai. Bahkan, Anda tidak hanya akan mendapatkan bentuk tubuh ideal tetapi kulit Anda akan menjadi lebih kencang dan otot kaki Anda menjadi lebih kuat.

4. Menyehatkan tulang

Manfaat bersepeda dapat mencegah Anda mengalami patah tulang akibat jatuh. Meskipun bersepeda tidak secara khusus membantu mengatasi osteoporosis, namun, bersepeda merupakan bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoporosis, karena bersepeda adalah latihan ringan yang hanya akan memberikan tekanan sedikit kepada sendi.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa setelah pasien lansia mulai bersepeda, nyeri lutut dan osteoartritis semakin membaik.

5. Merawat kondisi sendi

Sikut, lutut, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan adalah beberapa sendi yang akan otomatis bekerja saat bersepeda. Manfaat bersepeda didapatkan dari pergerakan yang baik pada persendian karena akan membuatnya menjadi fleksibel.

6. Menurunkan risiko kanker

Sebuah studi mengungkapkan, bahwa manfaat olahraga sepeda yang bisa didapatkan adalah mengurangi risiko kanker. Studi itu menujukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar, bahkan di usia tua, berisiko lebih rendah untuk terkena kanker paru dan kanker kolorektal.

Studi lain juga menunjukkan bahwa manfaat bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus dan payudara.

7. Menurunkan risiko diabetes

Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab diabetes. Bersepeda adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko diabetes. Sebuah studi menunjukkan bahwa manfaat bersepeda lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes.

8. Mengatasi insomnia

Bagi Anda yang mengalami insomnia, manfaat olahraga sepeda dipercaya mengatasi gangguan yang Anda alami. Cobalah bersepeda selama 20-30 menit setiap 2 hari sekali. Dengan begitu waktu tidur Anda akan datang lebih cepat.

Sedangkan, manfaat sepeda di pagi hari ketika matahari yang belum terlalu terik dapat membantu jam biologis kembali normal, serta menyingkirkan hormon kortisol yang dapat menyebabkan insomnia.

9. Menyehatkan paru-paru

Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa orang yang bersepeda benar-benar terhindar atau lebih sedikit terkena asap berbahaya daripada mereka yang melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermesin seperti mobil dan sepeda motor.

Sebuah penelitian oleh Kampanye Air Sehat, Kings College London dan Camden Council, melihat detektor polusi udara dipasang untuk pengemudi, pengguna bus, pejalan kaki dan pengendara sepeda menggunakan rute sibuk melalui pusat kota London.

Hasilnya menunjukkan bahwa pengemudi mengalami tingkat polusi lima kali lebih tinggi daripada pengendara sepeda, serta tiga setengah lebih dari pejalan kaki dan dua setengah kali lebih banyak dari pengguna bus. Jadi, manfaat sepeda sangat baik untuk menghindari bahaya polusi.

10. Mencegah penyakit jantung dan risiko kanker

Manfaat olahraga sepeda meningkatkan detak jantung, memompa darah ke seluruh tubuh, membakar kalori, dan membatasi kemungkinan Anda kelebihan berat badan. Ini adalah salah satu pilihan bentuk olahraga yang direkomendasikan oleh National Health Service (NHS) sebagai cara sehat untuk mengurangi risiko terkena penyakit utama seperti penyakit jantung dan kanker.

Bukti baru disajikan dalam bentuk studi yang dilakukan oleh Universitas Glasgow, awal tahun 2018. Para peneliti mempelajari lebih dari 260.000 orang selama lima tahun – dan menemukan bahwa bersepeda untuk bekerja dapat mengurangi risiko pengendara terkena penyakit jantung atau kanker.

11. Mengingkatkan kemapuan seks

Sebagian besar dari kita tahu bahwa seks adalah hal yang baik, tetapi tidak semua orang tahu bahwa itu sebenarnya baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Bahkan, seks biasa memang bisa memperpanjang umur Anda.

Dr Michael Roizen, yang memimpin Wellness Institute di Klinik Cleveland, mengatakan: “Pria yang khas memiliki 350 orgasme setahun, dibandingkan dengan rata-rata nasional sekitar seperempat dari itu, akan hidup sekitar empat tahun lebih lama.” Temuan serupa terungkap pada perempuan.

Jadi bisakah bersepeda meningkatkan kehidupan seks Anda? Ya, manfaat olahraga sepeda membangun beberapa kelompok otot yang muingkin penting. Dr Matthew Forsyth, ahli urologi dan pengendara sepeda yang tajam dari Portland, Oregon, mengatakan: “Semua otot ini (yang dibentuk saat bersepeda) digunakan selama hubungan seksual. Semakin baik mengembangkan otot-otot ini, hubungan seksual yang lebih lama dan lebih atletik.”

12. Meningkatkan kekuatan otak

Olahraga telah berulang kali dikaitkan dapat menyehatkan otak – dan pengurangan perubahan kognitif yang dapat membuat kita rentan terhadap demensia di kemudian hari.

Sebuah studi 2013 menemukan bahwa selama latihan, aliran darah pengendara sepeda di otak meningkat 28 persen, dan hingga 70 persen di area tertentu. Tidak hanya itu, manfaat bersepeda membuat di beberapa area aliran darah tetap naik hingga 40 persen bahkan setelah olahraga.

Penelitian menyimpulkan bahwa kita harus bersepeda selama 45-60 menit, empat kali seminggu.

13. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

David Nieman dan rekan-rekannya di Appalachian State University mempelajari 1.000 orang dewasa hingga usia 85 tahun. Mereka menemukan bahwa manfaat olahraga sepeda memiliki khasiat besar pada kesehatan sistem pernapasan bagian atas – sehingga mengurangi risiko flu biasa.

Nieman mengatakan: “Orang-orang dapat mengatasi badan sakit sekitar 40 persen dengan berolahraga secara aerobik di sebagian besar hari dalam seminggu, sementara pada saat yang sama menerima banyak manfaat kesehatan terkait latihan lainnya.”

Sementara Profesor Tim Noakes, ahli olahraga dan olahraga di Universitas Cape Town, Afrika Selatan, juga mengatakan kepada bahwa olahraga ringan dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh  dengan meningkatkan produksi protein penting dan membangun sel darah putih.

Mengapa memilih sepeda? Bersepeda untuk bekerja dapat mengurangi waktu perjalanan Anda, dan membebaskan Anda dari polusi kendaraan dan kuman di dalam kendaraan umum.

Bukti menunjukkan bahwa segera setelah latihan yang intens, seperti sesi latihan interval, sistem kekebalan tubuh Anda diturunkan – tetapi pemulihan yang cukup seperti makan dan tidur nyenyak dapat membantu membalikkannya.

14. Menumbuhkan lingkaran sosial Anda

Manfaat sepeda adalah olahraga yang sangat ramah. Bersepeda di sekeliling kompleks rumah awalnya yang kemungkinan akan menemukan orang lain yang juga menyukai olahraga sepeda, yang pada gilirannya Anda bisa memulai obrolan ringan hingga menjalin pertemanan. Cakupan yang lebih luasnya, Anda bosa berganbung dengan klub sepeda yang rutin bersepeda nsetiapn Sabtu atau Minggu.

Bergabung dengan klub atau grup bersepeda adalah cara terbaik untuk mengembangkan lingkaran sosial Anda, dan jika Anda baru menggunakan sepeda – Anda mungkin akan menemukan semua saran tentang pemeliharaan dan pelatihan sepeda, atau bahkan mungkin tentang hal lain di luar olahraga bersepeda.

15. Bersepeda meningkatkan kesehatan mental

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang memiliki gaya hidup aktif secara fisik memiliki tingkat kesejahteraan 32 persen lebih tinggi daripada orang yang tidak aktif.

Ada begitu banyak cara olahraga yang dapat meningkatkan suasana hati Anda: ada pelepasan dasar adrenalin dan endorfin, dan kepercayaan diri  meningkat yang berasal dari pencapaian hal-hal baru (seperti menyelesaikan olahraga atau mendekati tujuan tersebut).

Bersepeda menggabungkan latihan fisik dengan berada di luar ruangan dan menjelajahi lingkungan baru. Anda dapat bersepeda sendiri – memberi Anda waktu untuk mengatasi kekhawatiran, atau Anda dapat bersepeda bersama kelompok yang memperluas lingkaran sosial Anda.

Itulah manfaat bersepeda yang baik untuk kebugaran tubuh Anda. Jadi, yuk mulai sekarang rajin bersepeda atau pergi ke kantor menggunakan sepeda. Selain hemat ongkos, kesehatan yang akan kita dapatkan, Teman Sehat!

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai